Edisi 01|2010

1415 Views |  Like

Merupakan edisi pertama dari e-magazine ruang.

Ruang #1 ruang

ruang #1 berusaha melepas segala pre-konsepsi dan praduga, layaknya bayi baru lahir, masih bersih, lugu dan polos. Sedikit demi sedikit pertanyaan akan muncul dalam benaknya dan lingkungan pun akan membentuk dirinya itu menjadi seseorang yang bertumbuh. Dengan meminjam makna sebuah ruang, kami mencoba untuk mengisi ruang kami dengan pengetahuan dan pemahaman arsitektur.

ruang #1 diawali dengan sebuah ruang utama yang mengajak pembaca sejenak me-refresh pemahaman mengenai definisi ruang, yang kemudian diisi oleh ruang-ruang  yang lebih pribadi, memberikan perspektif mengenai sebuah ruang. Dengan adanya proses berbagi  ini, kami harapkan dapat memberikan sebuah perspektif baru kepada pembaca mengenai ruang

Ruang #1 tema ruang

Selamat menikmati ruang #1 melalui sharing media (scribdslideshareissuu), atau mengklik link berikut untuk mengunduhnya: e-magazine, atau dengan membaca artikel satu per satu pada web ini.

Selamat mengapresiasi
ruang | kreativitas tanpa batas

admin
Ruang adalah sebuah majalah online bertema arsitektur, kota, dan lingkungan binaan, beserta segala permasalahannya. Kami tertarik dengan cara pandang yang beragam dalam melihat sebuah tema; karenanya, kami mengambil sebuah posisi yang objektif dengan memberikan kesempatan kepada setiap pandangan untuk menyuarakan argumennya. Tidak ada benar dan salah dalam berpendapat, yang ada hanya argumen yang lebih berdasar. Kami percaya bahwa konsensus bukanlah sebuah tujuan. Karenanya kami berupaya agar setiap edisi diwarnai oleh beragam kontributor: praktisi, akademisi, pengamat, penikmat, pengguna, patron maupun kritikus dari berbagai disiplin ilmu.

Ruang tidak mencari solusi terhadap sebuah permasalahan yang diangkat dalam setiap tema. Bagi kami, untuk saat ini merupa pertanyaan yang baik dan tepat lebih diperlukan daripada terburu-buru mengambil solusi. Maka, setiap edisi akan dibuka oleh sebuah pertanyaan berupa call for paper yang akan melahirkan sebuah edisi. Dan, edisi tersebut menjadi pengantar bagi sebuah temuan awal dari tema yang ditampilkan. Namun edisi tersebut belum akan ditutup, dan akan terus dibuka untuk mencari cara pandang lain mengenai permasalahan dalam tema tersebut.